Tampilkan postingan dengan label Keajaiban Allah. Tampilkan semua postingan

Gaya Belajar Anak Auditori

Apakah kamu bisa membaca perasaan seseorang melalui nada suaranya ?
Apakah kamu lebih suka mendengarkan musik ?
Apakah kamu pandai bercerita dengan menggunakan nada suara berbeda?
Apakah kamu bisa mengingat nama orang ?
Jika KAMU berkata YA

PASTILAH KAMU SEORANG AUDITORI


Hai tipe auditori, 
Kalian tipe orang yang tidak akan betah lama-lama membaca sebuah tulisan apalagi tulisan saya ini karena saya akan menulis panjang x lebar dari A sampai Z. Jadi, jika kalian tidak suka berlama-lama membaca cuap-cuap saya ini, silahkan melihat videonya saja ya. Saya mencoba memahami kalian dengan menampilkan video atau suara-suara sesuai dengan tipe belajar kalian.




Beberapa teman atau anak-anak yang sering kali saya temui, saya cenderung bingung dengan belajar mereka yang berbeda-beda. Nah, kali ini saya akan membahas ciri-ciri orang auditory sehingga cara belajar auditory pun cenderung akan membentuk hoby bahkan pekerjaan kalian.
Ciri-ciri pembelajar Auditory :
1. Senang mendengarkan musik
    Orang auditory cenderung menyukai suara-suara atau musik. Walaupun suatu presentasi yang ditampilkan terlihat biasa saja namun jika diisi dengan background suara yang "wah" akan membuat orang auditory tertarik. Mereka cenderung memperhatikan jika ada suara yang menemani. Jadi jangan paksa mereka untuk melihat tanpa ada suara yang membuatnya tertarik. oke !

2. Mereka pandai sekali bercerita dan membuat lelucon
    Karena mereka menyukai musik dan suara-suara, ketika berbicara mereka pun secara tidak sengaja menggunakan nada-nada. Ada nada untuk memperjelas penekanan suatu kata atau bahkan kalimat. Jadi, tidak mengherankan jika orang tipe auditory ini sangat pintar bercerita. Kalian pasti heran jika melihat seseorang dengan mudahnya bercerita dan disukai oleh anak-anak. Yap, karena mereka memiliki kelebihan pada suaranya.

3. Dapat mengetahui perasaaan orang lain hanya dengan mendengar suaranya
     Seperti yang kita bahas sebelumnya, karena kepekaaan orang auditory tentang suara sangat tajam, mereka sudah pasti tahu apa yang orang itu rasakan hanya dengan mereka berbicara. Entah mereka menceritakan yang mereka alami atau tidak. Tetapi ia akan mengetahuinya. Jika memang kalian tipe orang auditory, maka pandai-pandailah menempatkan diri jika orang yang kalian ajak bicara sedang tidak pada mood yang baik ya.

4. Mereka tidak suka diberi instruksi secara tertulis
    Bagi auditory, sebagian tulisan itu menyenangkan jika mereka memang ingin membaca dan biasanya mereka membaca dengan nada suara yang keras. Tetapi bagaimana dengan perintah atau instruksi tertulis? Apakah ia akan memperhatikan ? kenyataaanya TIDAK!
Mereka tidak menyukai instruksi tertulis dan mereka akan meminta seseorang untuk menerangkan, membacakan atau menjelaskan instruksi tertulis itu. Karena baginya suara ketika orang menjelaskan jauh lebih mudah dipahami. Apakah itu pernah kalian alami ? Jika iya, kalian cenderung masuk tipe Auditory

5. Mudah mengingat Nama dibandingkan Wajah
    Hal ini berkebalikan dengan orang tipe Visual, orang tipe visual cenderung melupakan nama orang tersebut dibandingkan wajahnya. Tapi bagi orang auditory, mereka akan mudah mengingat nama orang melalui cara dia mengerjakan sesuatu dibandingkan dengan mengingat wajah.

6. Suka menirukan suara benda-benda
7. Sering berbicara dengan diri sendiri
8. Bercerita, Berdebat, berdiskusi, Bernyanyi sangat mereka sukai

Nah itulah beberapa ciri orang auditory. Apakah kalian termasuk tipe ini ? Hanya kalian yang bisa menjawabnya.


Sekarang kita akan membahas, kira-kira pekerjaan apakah yang cocok dengan orang auditory ini ?
1. Penyair
2. Pendongeng Cerita
3. Penyanyi
4. Pemusik/ Pemain Band
5. Sejarawan
6. Pencipta Lagu
7. Penyiar Radio
8. Guru Musik
9. Psikolog
10. Dubber/ Pengisi Suara

Beberapa pekerjaan itulah yang dapat saya temukan untuk orang-orang tipe auditory. Mungkin masih banyak lagi pekerjaan yang perlu untuk digali. Kalian bisa mencari tahu sendiri sesuai dengan kesukaan dan hoby kalian.

Ingat ya, jangan pernah memaksakan seseorang untuk mengikuti cara belajar atau pola pikir kita. Karena orang memiliki tipe belajar yang berbeda-beda. Yuk, cinta damai tak perlu berdebat hehe.
Semoga tulisan kali ini bermanfaat.
Matur Nuwun.

-Viana Dew-

Gaya Belajar Anak Visual

AM I A VISUAL LEARNER ?
Apakah saya seorang pembelajaran visual ?


Saya suka dengan warna-warna.
Saya senang dengan simbol-simbol yang saya lihat.
Saya bisa berimajinasi di pikiran saya. 
Saya menyukai pemandangan. 
Saya selalu mengingat apa yang saya baca.
Saya mudah mengingat nama. 


Saya sulit membaca buku jika berisi tulisan semua.
Saya sulit mengingat wajah seseorang.
Saya sulit mengingat apa yang saya dengarkan.
Saya tidak menyukai banyak tulisan. 
Saya tidak menyukai sesuatu yang berantakan. 


Well, itulah beberapa karakteristik seorang Visual
mungkinkah anda juga termasuk di dalamnya ?
Kita simak video di bawah ini agar lebih jelas




Ada berbagai macam pekerjaan untuk seorang visual learner. Beberapa pekerjaan yang bisa saya temui, diantaranya :
1. Pelukis
2. Seniman
3. Arsitek
4. Guru
5. Dokter
6. Pengarang
7. Desainer
8. Desain Grafis
9. Penulis buku cerita
10. Pembuat komik
11. dan masih banyak lagi

Apabila kalian termasuk dalam seorang visual, kalian perlu menggali lebih dalam lagi kemampuan kalian. Bisa jadi melalui kemampuan kalian yang kalian asah hingga menjadi hoby dapat membentuk kalian untuk mendapatkan cita-cita yang kalian inginkan. Karena banyak orang yang mendapatkan pekerjaan melalui hoby yang mereka tekuni. So, tunggu apa lagi. Nikmati pola belajarmu dan temukan jati dirimu. 


Jangan meminta seseorang untuk menjadi apa yang kalian inginkan. Karena tiap orang memiliki pola belajar dan pendapat yang berbeda-beda. Jadi nikmati semuanya. Okey!

Semoga Bermanfaat. Matur Nuwun.

-Viana Dew-

Gaya Belajar Anak Kinestetik

Hai semua :) 
Kali ini saya akan mencoba membahasa mengenai gaya belajar Kinestetik. 
Pola belajar kinestetik mulai membuat saya tertarik ketika saya masih sekolah menengah atas (SMP). Saat itu guru saya menjelasakan pelajaran IPS terutama Geografi mengenai bencana alam. Seperti biasa, IPS bagi sebagian orang cenderung menyebalkan bahkan membuat jenuh. Namun, bagi guru saya hal itu bisa diatasi dengan cara mengajarnya yang khas, yakni dengan gerakan-gerakan menyerupai terjadinya sesuatu. Jadi, menerangkan tidak hanya ceramah tetapi dengan gerakan-gerakan tertentu yang memiliki arti. Saat itu saya sangat tertarik dengan pelajaran IPS begitu pula teman-teman saya. 

Nah, ketika saya belajar mengenai pola belajar saat di kampus. Saya mengingat itu kembali. Ternyata memang pola belajar anak berbeda-beda. Tetapi, sangat disayangkan jika orang tua tidak mengetahui pola belajar masing-masing anak. Alhasil, pola belajar yang pas untuk satu anak, digunakan untuk semua anak. Jadinya jangan ditanya. Anak itu tidak akan pandai, bahkan cenderung menjadi buruk. 


GAYA BELAJAR KINESTETIK

Anak belajar dari dia memperagakan/praktik !

Anak belajar dari dia mengikuti !

Anak tidak akan diam, sebelum dia mencoba !

Anak cenderung aktif !

Anak cenderung menyukai permainan fisik !

Jangan berharap anak-anak kinestetik bisa duduk diam berlama-lama untuk memperhatikan anda berbicara. Karena mereka tidak akan tahan. 

Perhatikan video di bawah ini !






Bagaimanakah anak kinestetik belajar ?
1. Melalui pengamatan dan pendengaran
    Anak-anak kinestetik akan belajar melalui pengamatan indra penglihatan dan pendengaran mereka. Mereka tidak terlalu suka percakapan bertele-tele, mereka akan mendengarkan dan mengamati. Setelah mengamati dan menyimak  dengan detail, mereka akan memperagakan dari apa yang mereka simak. 

2. Melalui gerakan
    Seorang kinestetik, tidak akan percaya akan apa yang dikatakan oleh orang lain jika ia tidak melakukannya sendiri atau merasakan sendiri apa yang ia rasakan. Seperti halnya menendang bola. Bola ditendang bisa dengan tenaga lemah ataupun kuat. Nah hasilnya, anak kinestetik akan paham ketika ia mencoba bukan dari kata-kata orang lain. 

3. Melalui konsep
    Konsep disini adalah konsep yang mudah dipahami. Seperti duduk di kursi. Anak kinestetik akan memahami semua benda yang digunakan untuk duduk itu kursi jadi sebagai orang tua jangan duduk di sembarang tempat, seperti meja. Karena anak kinestetik akan mengikutinya, hehe. 

4. Melalui eksperimen/percobaan sendiri
   Banyak ilmuan yang dihasilkan dari pola belajar kinestetik. Pola pemikirannya yang tidak gampang percaya dengan orang lain akan membuat mereka untuk mencoba dan mencoba. Menggali apa yang ingin mereka lakukan dan kerjakan. Jika anak kinestetik memiliki sepeda yang rusak, maka jangan heran jika tiba-tiba ia mengotak-atik sepedanya kemudian mencari tahu kenapa sepeda itu tidak bisa berjalan. Seiring dia mengotak-atik, lambat laun dia akan tahu cara memperbaiki sepedanya tanpa harus bertanya kepada orang tuanya atau ahli.  

Itulah beberapa hal yang membuat anak kinestetik belajar. Mereka tidak akan sungkan bertanya to the point karena mereka tidak suka bertele-tele. Inilah contoh pekerjaan yang cocok untuk orang-orang kinestetik:
1. Atletik
2. Olahragawan
3. Mekanik
4. Arsitek
5. Penari
6. Chef
7. Pelatih
8. Aktor
9. dan masih banyak lagi

Beberapa pekerjaan itulah yang dapat saya temukan untuk orang-orang tipe kinestetik Mungkin masih banyak lagi pekerjaan yang perlu untuk digali. Kalian bisa mencari tahu sendiri sesuai dengan kesukaan dan hoby kalian.
Ingat ya, jangan pernah memaksakan seseorang untuk mengikuti cara belajar atau pola pikir kita. Karena orang memiliki tipe belajar yang berbeda-beda. Yuk, cinta damai tak perlu berdebat hehe.

Semoga tulisan kali ini bermanfaat.

Matur Nuwun.
-Viana Dew-

Pecinta dan Pengakuan

Pecinta
apakah itu pecinta ?

Welll,
kulihat banyak pecinta ingin diakui. Mereka ingin merasa ada pengakuan atas cinta yang mereka berikan. Entah pengakuan untuk dapat memiliki ataukah pengakuan untuk berbalik mendapatkan cinta.

Tapi saat aku merenung dalam kesendirianku, aku menapaki setiap memori dan pancaran visual mata yang kulihat. Perlahan-lahan, aku mengamati, menalar, memahami hingga aku pun menyimpulkan

Cinta dan Pecinta itu satu kesatuan tetapi keduanya berbeda.
Cinta ialah rasa yang ada di dalam diri Pecinta, dimana rasa itu berupa marah, sedih, emosi ataukah bahagia. Karena semua itu adalah cinta tergantung bagaimana diri menempatkan. Ketika seorang anak berbuat kesalahan, kemudian ibunya memarahinya. Apakah itu berarti sang ibu membenci anak itu ataukah ia sayang, cinta kepada anaknya ?
Silahkan berpendapat dengan diri masing-masing.

Sejatinya cinta akan selalu ada, meskipun tak ada timbal balik akan cinta yang diberikan.
Bagi pecinta, cinta bukan untuk diumbar. cinta bukan hanya kata yang diungkapkan. cinta bukan hanya tumpukan sajak-sajak puitis yang disajikan. Melainkan cinta, ada sebagai pengakuan.

Pecinta dan Pengakuan.
Ketika aku memiliki cinta, hatiku pasti akan berkata hingga mulut bisa berdusta. Tapi rasa cinta dalam hati itu yang akan mengaku. Ketika kubohongi diri, aku pun telah kalah akan cintaku. Aku memiliki cinta namun bukan sebagai Pecinta. Namun sebagai pengecut.

Pecinta tak butuh pujian.
Pecinta tak butuh kata-kata mesra.
Pecinta tak butuh pula sajak-sajak puitis.
Karena pecinta hanya ingin untuk mengaku.

ahhhh....
sungguh aku iri.
akan penulis yang menuliskan cintanya pada lembar-lembaran kertas.
pengakuan cinta yang teramat sangat dalam.
mengabadikan tiap kata hingga waktu takkan mampu untuk melunturkannya.
cetakan demi cetakan tinta bersarang penuh makna.
sang pecinta pun terus menuliskan rasa di hatinya.

entah rasa cinta itu hanyalah untuk melegakan diri.
ataukah pengakuan akan rasa yang terpendam selama ini.


Duhai Cinta, 
Bolehkah aku mengakuimu dalam sajakku ?
Bolehkan aku mengakuimu dalam renunganku ?
Atau bolehkah aku mengakuimu dalam goresan penaku ?

Aku cinta denganmu 
Tapi aku tak tahu bagaimana mengungkapkan itu
Yang aku tahu, inilah caraku 

Membisu dalam ucapan bibir
Akal diriku terus berpikir
Jari terus mengetik tanpa alur
Hingga hati berbisik teratur

Karena cintaku tak terbatas
Seluas jagad yang meluas
terurai mesra terbang bebas
karena cinta mengalir dengan deras



Betapa baiknya Allah


Saat diri ini mulai menjauh dari Allah, mulai mengikuti arus kefanatikan akan dunia, Allah dengan kasih sayangnya menyadarkan diri ini dengan berbagai cara yang tak terbayangkan sebelumnya.
Hari ini, aku mulai menyadarinya.

Sungguh Allah sangat mencintaiku, menyayangiku dengan segala yang diperbuatnya.  Salah satunya melalui buku.

Awalnya, bagiku buku tidak terlalu penting. Terkadang aku lebih memikirkan menyisihkan uang hanya untuk membeli pakaian, tas dan segala pernak-pernik wanita. Hingga ratusan ribu aku gunakan untuk barang-barang itu. Namun, seminggu yang lalu aku tersentak dengan sebuah pemikiran yang terbesit dalam otakku.

“untuk membeli keperluan hidup saja aku bisa dengan mudah menghabiskan uang, namun untuk membeli buku dan menambah ilmuku kenapa aku susah ? bukankah hidup itu membutuhkan ilmu?”

Kata-kata itu yang terbesit dalam pikiranku. Hingga aku menyadari, kecintaanku pada dunia sudah mulai membesar hingga aku tidak memperhatikan ilmu. ilmu yang sesungguhnya sudah diperintahkan oleh Allah untuk dipelajari. Ilmu yang menjembatani seseorang menuju kehidupan akhirat. Ilmu yang menjadikan seseorang memiliki derajat yang tinggi di hadapan Allah dan manusia.

Ah, sungguh malangnya diri ini.
Terjerembab dalam kefanaan dunia yang menyilaukan mata. Namun ternyata, Allah masih sayang padaku dan tidak membiarkanku menyelami lebih jauh arus kefanaan. Ia mengingatkan padaku mengenai makna sebuah ilmu. hingga akhirnya satu hari yang lalu aku membeli buku-buku  mengenai ilmu kehidupan. Kehidupan yang jika kita tak peka, kita bisa tergelincir dalam lubang dosa dan maksiat.

Memang buku adalah jendela ilmu. semakin lama kita mendekat kepada buku, semakin dekat pula kita pada surgaNya Allah. Seperti salah satu kutipan dalam sebuah hadis. “barangsiapa yang mencari ilmu karena Allah, maka Allah mudahkan jalannya menuju Surga”


Dibawah laut ada api dan dibawah api ada laut

Hadist Nabi : Dibawah laut ada api dan dibawah api ada laut.

Jawaban atas misteri yang disabdakan Muhammad rosulullah saw dan firman Allah 14 abad silam tersebut baru mulai terungkap setelah Perang Dunia II, saat para ilmuwan melakukan ekspedisi bawah laut untuk mencari harta karun atau sisa-sisa peradaban kuno yang tenggelam di dasar samudra. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan apa yang mereka temukan. Mereka melihat deretan pegunungan vulkanik sepanjang puluhan ribu kilometer di tengah-tengah dasar samudra, salah satunya di Laut Merah.

Di antara fenomena mencengangkan yang dapat disaksikan para ahli sekarang ini adalah bahwa kobaran lava di dasar samudra atau lautan itu tidak bisa padam. Dan sebaliknya, sekalipun temperatur lava mencapai di atas 1.000 c, air yang terdapat di samudra itu tidak sampai habis menguap. Fenomena ini menunjukkan adanya keseimbangan antara air dan api (lava). Fenomena yang dapat kita saksikan di setiap samudra dan beberapa laut (seperti Laut Merah) merupakan bukti kemahakuasaan Allah serta kebenaran kandungan Al-Quran dan kerasulan Muhammad.

Dalam sebuah proyek gabungan antara Kerajaan Arab Saudi, Sudan, dan salah satu negara Eropa untuk mengeksplorasi kekayaan mineral di dasar Laut Merah, para pekerja menyaksikan sebuah fenomena yang menurut mereka sangat mengejutkan. Fenomena ini bermula ketika mereka mengangkat tanah dari dasar Laut Merah, yang kedalamannya mencapai 3.000 meter, dengan menggunakan alat keruk. setelah diletakkan di dek kapal, alat keruk itu tidak dapat didekati, karena sangat panas. Dan ketika dibuka, keluarlah gumpalan-gumpalan tanah bercampur air panas yang mengepulkan asap. Setelah diteliti, panasnya tetnyata mencapai 3000 c!


Berdasarkan penelitian para ahli, ledakan (erupsi) gunung berapi di dasar samudra lebih dahsyat daripada ledakan gunung berapi yang ada di daratan. Penelitian lain juga membuktikan bahwa air tanah dikeluarkan oleh Allah Swt. dari dalam bumi melalui proses erupsi gunung berapi dan rekahan kerak bumi. Di samping itu, penelitian juga membuktikan bahwa di dalam dan di bawah cairan magma (molten rock) terdapat air dengan volume puluhan kali lebih besar daripada air yangada di atas permukaan bumi. Ini membuktikan kebenaran hadis Nabi saw.

bahwa “di bawah laut ada api dan di bawah api ada laut”